Halaman

Senin, 02 April 2012

Autodesk Civil 3D

AutoCAD Civil 3D merupakan program baru yang menggunakan teknokolgi perangkat lunak untuk memberikan suatu solusi yang benar-benar inovatif, menjadikan proses perancangan civil engineering khususnya geometrik jalan lebih mudah dan lebih cepat. Sehingga memberikan kelonggaran waktu yang lebih untuk mencari solusi proyek yang terbaik. AutoCAD Civil 3D dibangun diatas program, Sehingga secara bersamaan semua fungsi – fungsi AutoCAD dapat dijalankan.
Dalam suatu perencanaan yang akan saat ini dilakukan menggunakan AutoCAD Civil 3D 2009. Versi ini memiliki keunggulan fitur dalam suatu analisis perencanaan. Keunggulan yang dimiliki AutoCAD Civil 3D dibandingkan program bantu perencanaan lainnya yaitu memilki konsep 3D Dynamic Modelling. Konsep ini merupakan suatu solusi atas permasalahan yang sering terjadi dalam proses desain perencanaan. Adapun masalah yang sering dijumpai dalam proses desain, diantaranya :
-     Waktu yang singkat dan terbatas dalam proses desain seringkali menjadikan designer jalan tidak dapat mencoba berbagai alternatif desain sehingga desain menjadi optimal.
-  Setiap adanya revisi/perbaikan desain seringkali membutuhkan upaya yang besar, sehingga menghabiskan waktu dan biaya yang tidak kecil.
Dengan adanya permasalahan yang sering terjadi dalam desain, maka konsep 3D Dynamic Modelling yang ada dalam AutoCAD Civil 3D 2009 dapat memungkinkan proses desain menjadi cepat dan lebih optimal. Selain itu revisi/perbaikan desain yang dilakukan menjadi lebih cepat dan mudah, sehingga akan menghemat biaya dan waktu dalam proses desain yang akan dilakukan.

Senin, 09 Agustus 2010

Hasil Tampilan Skripsi Menggunakan CIVIL 3D


Selesai juga Skripsi gw...
Dengan kontur pergunungan. Dan Skala yang ditetapkan Bina Marga....

Sabtu, 17 Juli 2010

Metode Perkerasan Lentur Gratis

Bagi teman - teman Teknik Sipil ingin unduh gratis Panduan Struktur perkerasan AASHTO 1993..
Hubungi saya...

Rabu, 27 Januari 2010

Di Saat Harapan Itu Ada Di Depan Mu...

Di saat diriku mulai rapuh atas perjuangan yang begitu lama...

Di saat aku merasa aku selalu membuat nya kecewa...

Di saar aku melupakan perintah Tuhan...

Aku berpikir, apa yang sedang aku lakukan???

Aku hanya terbawa arus yang dalam dan hampa...

Aku harus bangkit, dan terus berusaha...

Aku tidak ingin terus begini... ku harus bangkit dari kegelapan ini...

Ya Tuhan ku (Allahu Akbar),... ku mohon agar aku dapt diberi kesempatan...

Berilah aku kesempatan di tempat itu,... untuk tidak ingin mengecewakan kedua orang tua ku yang sudah cukup tua itu...

I need that job... Please...

Kamis, 29 Oktober 2009

Jumat, 21 Agustus 2009

Desain Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Dilombakan

Desain Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Dilombakan


Kamis, 2 April 2009 | 15:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengembang sekaligus investor tol PT Bakrieland Development Tbk menggelar lomba desain tol untuk pembangunan tol Ciawi-Sukabumi (Jawa Barat). Sebelumnya, Bakrieland telah menyelenggarakan lomba desain untuk tol Kanci-Pejagan.

"Telah saatnya pemilihan desain jalan tol tidak semata didasarkan kepada tender, tetapi juga nilai estetika, kata Direktur Utama PT Bakrieland Development Hiramsyah S Thaib, Kamis (2/4) di Jakarta.

Hiramsyah yakin, desain ruas tol Ciawi-Sukabumi memiliki tantangan tersendiri bagi desainer mengingat kontur tanah dan karakter daerah setempat, yang dapat diberdayakan sebagai kawasan wisata.

Jalan tol Ciawi-Sukabumi sendiri pun diapit dua obyek wisata alam, yakni Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Gunung Salak Halimun. Dengan sendirinya, jalan tol itu nantinya menjadi jalan alternatif menuju daerah-daerah tujuan wisata tersebut.

Hiramsyah mengatakan, selain Kanci-Pejagan, seleksi desain juga ditetapkan untuk ruas Pejagan-Pemalang, Batang-Semarang, dan Pasuruan-Probolinggo. Tiga ruas tol itu kini menjadi tanggung jawab manajemen Bakrie dalam pembangunannya.

Khusus untuk tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer, pada bulan Maret 2009 telah ditetapkan pemenang lomba desain gerbang tol dan tempat istirahat (rest area). Desain itu langsung akan diaplikasikan dalam pembangunan tol, yang kini sudah menyelesaikan 40 persen kontruksinya.

Sementara itu, anggota Pengatur Jalan Tol (BPJT) Agus Sidharta memberi penghargaan kepada PT Bakrie Toll Road selaku anak perusahaan Bakrieland. Sebab dengan desain tol tersebut, Bakrieland merencanakan tempat istirahat dirancang untuk menampung usaha mikro kecil.